Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Kelapa Sawit

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Kelapa Sawit – Tanaman kelapa sawit termasuk sebagai salah satu tanaman yang bersifat monokotil berbatang lurus tidak bercabang – cabang dan tidak memiliki cambium serta memiliki ketinggian bisa mencapai sekitar 20 meter. Tanaman kelapa sawit memiliki nama latin elaeis guineensis masih dalam suku arecaceae / suku pinang – pinangan dan ordo arecales yang banyak dikembangkan di perkebunan Indonesia.

Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Kelapa Sawit

Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Kelapa Sawit

Kelapa sawit merupakan salah satu komoditi pertanian yang paling unggul di Indonesia yang mana sejak tahun 1948 masuk pertama kali ke Indonesia lalu dibudidayakan dalam skala besar pada beberapa tempat yang memiliki kondisi cocok untuk pengembangan tanaman ini.

Baca Juga : Pengertian Tunas Tanaman

Klasifikasi Kelapa Sawit

Klasifikasi tanaman kelapa sawit adalah sebagai berikut :

  • Kingdom : Plantae
  • Sub kingdom : Viridiplantae
  • Divisi : Embryophyta
  • Kelas : Angiospermae
  • Ordo : Monocotyledonae
  • Famili : Arecaceae
  • Sum family : Cocoidae
  • Genus : Elaeis
  • Spesies : Elaeis Guineensis Jacq.

Ciri _ Ciri Morfologi Kelapa Sawit

Daun Dari Tanaman Kelapa Sawit

Morfologi Tanaman Kelapa Sawit pada Daun merupakan daun yang bersifat majemuk yang mana daun – daun tersebut berwarna hijau tua dengan pelepah berwarna sedikit lebih muda.

Bentuk daunnya menyirip yang tersusun pada ujung – ujung batang yang biasanya tanaman kelapa sawit memiliki 40 hingga 55 daun, jika dipangkas bisa mencapai 60 daun.

Tanaman tua membentuk 2 s/d 3 daun setiap bulan sedangkan tanaman muda akan menghasilkan 3 s/d 4 daun perbulan.

Pelepah Dari Tanaman Kelapa Sawit

Pelepah kelapa sawit meliputi helai – helai daun yang rata – rata berukuran 55 cm hingga 65 cm dan jika dalam kondisi menguncup maka memiliki lebar sekitar 2,5 hingga 4 cm dan masing – masing pelepah memiliki sekitar 100 pasang helai daun.

Jumlah pelepah yang dihasilkan akan meningkat hingga mencapai 30 s/d 40 ketika berumur 3 s/d 4 dan kemudian menurun hingga 18 s/d 25 pelepah. Pelepah matang berukuran sekitar 7,5 cm dengan petial sekitar ¼ dari panjang dan mempunyai duri serta memiliki panjang pelepah bisa mencapai 9 m.

Btang Dari Tanaman Kelapa Sawit

Batang kelapa sawit berdiameter rata – rata kisaran 25 s/d 27 cm, namun umumnya hanya mampu mencapai kebesaran sekitar 46 s/d 65 cm, pangkal batang besar dan batang bersifat tunggal tidak bercabang.

Pertumbuhan tinggi batang bisa mencapai sekitar 45 cm / tahun yang bisa mencapai ukuran rata – rata 100 cm / tahun bila kondisi batang sangat cocok. Tinggi batang mencapai ukuran rata – rata 20 m namun di perkebunan umumnya berkisar antara 15 s/d 18 m saja.

Akar Dari Tanaman Kelapa Sawit

Akar kelapa sawit mempunyai sistem akar yang bersifat serabut terdiri atas akar primer, sekunder, tersier, dan kuarter. Akar primer tumbuh dari pangkal batang, berdiameter kisaran ukuran 8 s/d 10 mm, panjang bisa mencapai ukuran 18 cm.

Akar sekunder tumbuh melalui akar primer dengan diameter bisa mencapai 2 s/d 4 cm yang mana dari akar sekunder tumbuh akar tersier dengan diameter sekitar 0,7 s/d 1.5 mm dan panjangnya mencapai 15 cm. Perakaran kelapa sawit sebagian besar berada di permukaan tanah hanya sedikit berada pada kedalaman rata – rata 90 cm.

Bunga Dari Tanaman Kelapa Sawit

Bunga dari tanaman kelapa sawit terdiri dari bunga jantan dan betina. Bunga – bunga jantan memiliki bentuk lancip dan panjang sementara bunga betina terlihat besar dan mekar.

Bunga jantan dan betina ini tumbuh pada ketiak daun yang mana tandan bunga jantan terdiri atas sejumlah spliket yang panjangnya antara 12 s/d 20 cm tumbuh ditangkai bunga. Masing – masing spliket terdapat sekitar 600 s/d 1200 bunga kecil berwarna kuning yang mengeluarkan bau khas.

Jumlah serbuk sari yang dihasilkan sekitar 20 s/d 50 gram terbentuk sempurna dalam 2 s/d 3 hari yang mana tandan bunga betina terbungkus dalam seludang yang panjangnya kisaran 24 s/d 25 cm, terdapat ribuan bunga yang tersusun secara spiral pada sumbu sentral.

Saat bunga dalam kondisi resetif akan berwarna putih hingga kuning pucat, mulai dari kepala putik kemudian bunga akan berwarna kemerah – merahan dan akhirnya berubah kembali keungu – unguan setelah melewati masa restetif.

Buah Dari Tanaman Kelapa Sawit

Buah dari kelapa sawit memiliki warna bervariasi yaitu mulai dari hitam, ungu, hingga merah tergantung bibit yang digunakan. Buah – buahan yang dimaksudkan tersebut bergerombol dalam tandan yang muncul dari masing – masing pelepah.

Buah kelapa sawit tersusun dari kulit buah yang licin dank eras dengan daging buah merupakan susunan berserabut yang mengandung minyak. Kulit biji atau cangkang / tempurung berwarna hitam dan keras, daging biji berwarna putih dan banyak mengandung minyak serta lembaga / embryo.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang klasifikasi dan morfologi tanaman kelapa sawit, semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Baca Juga : Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Pir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *