Penjelasan Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Jati

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Jati – Tanaman jati mempunyai nama latin tectona grandis linn f merupakan ordo dari limiales dan termasuk ke dalam keluarga dari lamiaceae. Tanaman jati adalah tanaman berkayu keras dengan kualitas unggul karena memiliki daya tahan dan stabilitas yang mendekati sempurna.

Penjelasan Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Jati

Penjelasan Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Jati

Maka dari itu tak mengherankan apabila tanaman jati mempunyai nilai jual yang tinggi dan banyak diminati orang untuk dijadikan bahan perabotan rumah dan pembangunan.

Secara garis besar jati biasa digunakan untuk bahan pembuatan meja, kursi, almari, pintu, dan lain sebagainya.

Tanaman ini akan tumbuh besar dan mampu hidup hingga ratusan tahun akan tetapi tidak tahan terhadap genangan air karena genangan akan membuat akar tanaman jati mudah membusuk.

Baca Juga : Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Gandum

Mengenal Klasifikasi Pohon Jati

Dibawah ini merupakan Klasifikasi jati yang harus anda ketahui :

Kingdom Plantae
Sub kingdom Viridiplantae
Infra kingdom Streptophyta
Super divisi Embryophyta
Divisi Tracheophyta
Sub divisi Spermatophytina
Kelas Magnoliopsida
Super ordo Asteranae
Ordo Lamiales
Famili Lamiaceae
Genus Tectona L. F.
Spesies Tectona Grandis Linn F

Mengenal Morfologi Tanaman Jati

1/Akar Jati Pada Tanaman Jati

Akar yang dimaksudkan terdiri dari 2 jenis yaitu akar tunggang dan akar serabut. Pada akar tunggang mempunyai ukuran yang besar dan dapat tumbuh secara vertikal menuju ke arah bawah yang mana akar tunggang ini berfungsi untuk menopang berdirinya pohon agar tidak mudah roboh oleh kondisi alam seperti angin dan cuaca sedang buruk. Sedangkan akar serabut tumbuhnya menuju ke        arah samping dan memiliki fungsi untuk mencari unsur hara dan air. Di bagian batang paling bawah akan terlihat seperti potongan – potongan yang mengeluarkan akar, yang mana di ruas pertama akan terlihat lebih gelap dan kokoh dibandingkan dengan ruas berikutnya. Keadaan ini disebabkan karena saat pertumbuhan pucuk terjadi penguatan batang untuk pertumbuhan akar dan pada saat inilah pertumbuhan pucuk terhenti yang mana proses pemotongan akar terjadi sekitar 3 s/d 4 minggu.

2/Batang Jati Pada Tanaman Jati

Pohon jati mempunyai batang yang berukuran relatif besar berbentuk bulat dengan diameter bisa mencapai ukuran 2 m lebih dan lurus, serta tinggi total mencapai 45 m. Bentuk batang secara umum adalah silindris akan berubah – ubah menjadi bergalur dan akan ditopang ketika sudah dewasa.

Batang tanaman jati memiliki percabangan yang bebas dengan rata – rata panjang bisa mencapai 18 s/d 20 m dan berbatang bengkok dan bercabang – cabang. Kulit batang tanaman jati memiliki warna coklat kuning keabu – abuan yang berukuran agak tebal dan kasar serta tampak terpecah – pecah dangkal dalam alur memanjang dari batang bersangkutan.

3/Daun Pada Tanaman Jati

Daun pada tanaman pohon jati letaknya bersilang dengan bentuk bulat telur terbalik atau bentuk – bentuk elips yang bertangkai pendek. Pada anakan pohon jati memiliki daun yang besar sekitar 60 s/d 70 cm x 80 s/d 100 cm sedangkan pohon yang sudah tua daunnya akan mulai menyusut menjadi sekitar 15 x 20 cm. Daun jati memiliki bulu – bulu halus dan rambut kelenjar pada bagian permukaan bagian bawah yang mana daun yang masih muda berwarna agak kemerahan dan mengeluarkan getah berwarna merah bila diremas sedangkan daun yang sudah tua berwarna hijau muda dan hijau tua.

4/Bunga Pada Tanaman Jati

Tanaman jati memiliki bunga yang bersifat bunga berkelamin ganda berasal dari benang sari dan putik yang terangkai dalam tandan besar. Bunga jati memiliki ukuran yang cukup kecil dengan diameter antara 6 s/d 8 mm berwarna putih krem. Yang mana masa tanaman jati berbunga dan berbuah adalah sekitar bulan Juni s/d Agustus setiap tahunnya.

5/Buah Pada Tanaman Jati

Tanaman jati mempunyai buah berbentuk bulat agak gepeng berukuran 0,5 s/d 2,5 cm. Buah bersangkutan memiliki struktur terdiri dari kulit luar tipis yang terbentuk dari kelopak, lapisan tengah mesokarp tebal, sedangkan bagian dalam endocarp yang keras terbagi menjadi 4 ruang biji. Buah pada tanaman jati memiliki rambut yang agak kasar dengan bagian inti yang tebal dan berbiji sebanyak 2 s/d 4 namun pada umumnya hanya satu buah saja yang tumbuh.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang klasifikasi dan morfologi tanaman jati, semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Baca Juga : Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Lengkuas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *