Cara Stek Tanaman Asam Jawa Untuk Pemula

      Tak ada komentar pada Cara Stek Tanaman Asam Jawa Untuk Pemula

Cara Stek Asam JawaTanaman asam jawa merupakan salah satu jenis tanaman yang memiliki sangat banyak manfaat bagi kesehatan. Karenanya, tanaman asam jawa menjadi salah satu budidaya yang sangat diminati.

Cara Stek Tanaman Asam Jawa Untuk Pemula

Cara Stek Tanaman Asam Jawa Untuk Pemula

Adapun manfaat dari tanaman asam jawa adalah sebagai berikut: melancarkan pencernaan, menurunkan berat badan, mengobati luka di usus, menurunkan kolestrol jahat dan memperbaiki kerusakan hati.

Selain itu asam jawa juga dapat digunakan sebagai antiseptik, obat flu dan batuk, serta dapat meredakan asma.

Untuk memenuhi kebutuhan akan asam jawa, pertumbuhan tanaman yang cepat juga sangat diperlukan. Maka dari itu, perkembangbiakan tanaman asam jawa secara stek sangat diminati.

Untuk melakukan stek pada tanaman asam jawa perlu dilakukan beberapa langkah seperti berikut:

  1. Siapkan media tanam, seperti tanah yang sudah dicampur dengan pupuk organik, kemudian masukan ke dalam pot yang berukuran sedang ata dapat pula dengan menggunakan polybag sebanyak sepertiga bagiannya.
  2. Pilih induk dari pohon jawa yang memiliki kualitas bagus pada buahnya dan memiliki proses berbuah yang cepat (usahakan tanaman induk sudah berusia lebih dari 5 tahun).
  3. Potonglah dahan pada induk pohon yang telah dipilih, kemudian bersihkan kulit dahan dari bawah ke atas.
  4. Gunakan perangsang akar, jika perangsang dalam berbentuk serbuk, maka tuangkan serbuk secukupnya, kemdian sirami dengan air sehingga berbentuk pasta. Lalu oleskan pada seluruh bagian  bawah yang sudah dibersihkan tadi.
  5. Lalu lakukan stek, dengan menancapkan hasil stek ke media yang telah disiapkan, kemudian rapatkan agar pertumbuhan akar tidak terganggu.
  6. Letakkan di tempat yang terlindin dari sinar matahari.
  7. Setelah tiga minggu, hasil stek dapat dipindahkan ke luar agar pertumbuhan akar dapat lebih berkembang secata optimal.
  8. Lakukan pemeliharaan rutin seperti tanaman lainnya, seperti menyirami tanaman agar tidak layu dan kering.
  9. Siapkan media tanam, seperti tanah yang sudah dicampur dengan pupuk organik, kemudian masukan ke dalam pot yang berukuran sedang ata dapat pula dengan menggunakan polybag sebanyak sepertiga bagiannya.
  10. Pilih induk dari pohon jawa yang memiliki kualitas bagus pada buahnya dan memiliki proses berbuah yang cepat (usahakan tanaman induk sudah berusia lebih dari 5 tahun).
  11. Potonglah dahan pada induk pohon yang telah dipilih, kemudian bersihkan kulit dahan dari bawah ke atas.
  12. Gunakan perangsang akar, jika perangsang dalam berbentuk serbuk, maka tuangkan serbuk secukupnya, kemdian sirami dengan air sehingga berbentuk pasta. Lalu oleskan pada seluruh bagian  bawah yang sudah dibersihkan tadi.
  13. Lalu lakukan stek, dengan menancapkan hasil stek ke media yang telah disiapkan, kemudian rapatkan agar pertumbuhan akar tidak terganggu.
  14. Letakkan di tempat yang terlindin dari sinar matahari.
  15. Setelah tiga minggu, hasil stek dapat dipindahkan ke luar agar pertumbuhan akar dapat lebih berkembang secata optimal.
  16. Lakukan pemeliharaan rutin seperti tanaman lainnya, seperti menyirami tanaman agar tidak layu dan kering.

Baca juga : Pengertian Tunas Tanaman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *